Rapat Koordinasi Bidang Keagamaan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021


Jumat, 19 November 2021 | 13:20:16
Kerukunan Umat Beragama sutarto 5

Balikpapan (Humas). Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan H. Masrivani, S. Ag., M. H., hadiri dan pimpin pembacaan doa pada Rapat Koordinasi Bidang Keagamaan yang mengangkat tema “Kita Wujudkan Kehidupan dan Pemahaman Agama Yang Moderat, Menuju Kalimantan Timur Yang Aman dan Damai” di Hotel Gran Seinyur Balikpapan, Rabu (17/11/2021).

Hadir pada kegiatan ini Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M. A., Gubernur Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Drs. H. Moh. Jauhar Efendi, M. Si., Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Kaltim H. Muhammad Isnaini, S. Ag., M. Pd., Kepala Kesbangpol Prov. Kaltim Sufian Agus., Ketua FKUB Prov. Kaltim H. Asmuni Ali., Kabag Bina Spiritual, Kepala Kementerian Agama dan FKUB Se-Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Drs. H. Moh. Jauhar Efendi, M. Si., mengatakan bahwa rapat koordinasi keagamaan ini sangat penting sebagai wujud peran serta Pemerintah Daerah dalam mendukung terciptanya moderasi beragama di Kalimantan Timur.

"Sekaligus meningkatkan peran serta mencegah dan mengatasi berbagai permasalahan bangsa yang timbul, akibat menurun pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan," katanya.

Kehidupan beragama di Kaltim, lanjutnya, dalam suasana aman, tenteram, dan damai. Walaupun masyarakat Benua Etam menganut berbagai agama, namun hidup berdampingan dan saling tolong menolong.

"Kaltim ini bisa disebut Indonesia Mini, karena memiliki banyak suku, agama, ras dan golongan yang hidup berdampingan dalam kehidupan sosial bermasyarakat," ungkapnya.

Visi besar Kaltim saat ini, ujarnya, Berani Untuk Kalimantan Timur yang Berdaulat yang bermakna kondisi mandiri, terpenuhi kebutuhan dasar seperti sandang. pangan, air bersih, perumahan, kesehatan, pendidikan. pekerjaan, rasa aman, lingkungan hidup yang baik dan segala pendukung kehidupan yang serasi.

Menurut Gubernur, tujuan itu akan dapat terwujud jika mampu menterjemahkan setiap kebutuhan dan aspirasi masyarakat di segala bidang, serta mampu menciptakan suasana yang kondusif, damai dan hidup rukun.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Kaltim memgajak juga meminta seluruh kalangan untuk terus membangun silaturrahmi, menyamakan visi dan persepsi diantara stakeholder terkait program kerukunan umat beragama sebagai upaya optimalisasi program kerukunan umat beragama yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Untuk menciptakan dan menjaga kerukunan bukan sekedar sebagai tanggung jawab dan peran pemerintah, namun dibutuhkan peran segenap elemen bangsa, terutam atokoh agama.

Peran para tokoh agama, beber Gubernur, dibutuhkan untuk mengajak dan membimbing umatnya agar lebih menggali ajaran agamanya dan mengenal agama lain secara objektif sebagai titik temu adanya kesamaan dan perbedaan dari ajaran masing-masing agama.

"Sehingga bisa dijadikan pijakan bersama untuk menumbuhkan kesadaran dan membangun, serta menjaga kerukunan umat beragama," ungkapnya. (Ruhin)

Kontributor : Masruhin
Editor : Sutarto



Berikan Komentar Anda


Berita Lainnya

Sosialisasi PMA Nomor 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler

Balikpapan (Humas). Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan Sosialisasi…

Daftar Haji Hari Ini Insya Allah Akan Berangkat Tahun 2050

Balikpapan (PHU). Tingginya animo masyarakat muslim kota Balikpapan untuk mendaftar haji serta adanya penundaan pemberangkatan…